Perbedaan Redmi Note 10 dan Redmi Note 10s

Farmerjohnsplot – Redmi Note 10s merupakan anggota baru keluarga Redmi Note 10 Series yang diluncurkan di Indonesia. Ponsel kelas menengah ini diresmikan oleh Xiaomi Indonesia di Indonesia pada 18 Mei 2021. Country Manager Xiaomi Indonesia Alvin Tse mengatakan bahwa huruf “s” pada nama ponsel ini memiliki arti besar.

Dalam arti sebenarnya, Redmi Note 10s hadir untuk memenuhi keinginan konsumen akan perangkat yang berkinerja lebih baik daripada Redmi Note 10 tetapi masih dalam kisaran harga yang wajar. Oleh karena itu, posisi Redmi Note 10s berada di tengah-tengah antara Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro.

Buat kamu yang sebenarnya belum tahu perbaikan apa saja yang dilakukan pada Redmi Note 10 sebaiknya membaca artikel ini sampai selesai.

Anda mungkin tidak tahu apa perbedaan antara kedua ponsel saat melihatnya sekilas. Soalnya, perbedaannya ada di bisnis jeroan. Inilah poin perbedaan kedua ponsel yang memiliki tampilan serupa ini!

1. Chipset

Redmi Note 10 adalah ponsel pertama di dunia yang menggunakan chipset kelas menengah baru Qualcomm, Snapdragon 678. Chipset delapan inti ini didasarkan pada proses manufaktur 11nm. Di dalamnya terdapat prosesor dengan dua inti Kryo 460 Gold yang cepat (2,2 GHz) dan enam inti Kryo 460 Silver yang efisien (1,7 GHz).

Kryo 460 Gold adalah kernel khusus berdasarkan Cortex A76, sedangkan Kryo 460 Silver didasarkan pada Cortex A55. Selain itu, Snapdragon 678 juga mengemas GPU Adreno 612 yang berjalan pada 800 MHz.

Berbeda dengan saudaranya, Redmi Note 10s berbasis chipset MediaTek Helio G95. Chipset ini pada dasarnya setara dengan Snapdragon 678. Mengingat arsitektur dan konfigurasi prosesor, ia memiliki dua inti Cortex A76 dan enam inti Cortex A55.

2. Memori

Redmi Note 10 hadir di Indonesia dengan konfigurasi memori yakni RAM 4 GB yang dipadukan dengan storage 64 GB. Jika Anda tidak sering melakukan banyak tugas, jumlah RAM ini mungkin cukup. Namun, tidak dengan mereka yang perlu membuka banyak aplikasi secara bersamaan.

Dalam kasus lain, beberapa game berat membutuhkan lebih banyak sumber daya daripada RAM. Sangat wajar jika beberapa pengguna ponsel ini merasa kehilangan sesuatu saat bermain game seperti Genshin Impact. Karena sesekali harus ada jeda saat permainan memuat peta atau jalur yang ingin diikuti pemain.

Dari masalah ini, Redmi Note 10s muncul dengan lebih banyak RAM. Varian RAM 6 GB dipasangkan dengan memori internal 64 GB, sedangkan varian RAM 8 GB dipasangkan dengan penyimpanan 128 GB.

Kini, orang-orang yang sebelumnya tertarik dengan Redmi Note 10 dapat mengalihkan fotonya ke Redmi Note 10 jika ingin mencapai performa yang lebih baik. Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 sama-sama memiliki slot microSD khusus untuk menambah ruang penyimpanan hingga 512 GB.

3. Kamera

Redmi Note 10s memaksimalkan potensi kemampuan grafis yang unggul dengan sektor kamera yang ditingkatkan. Tepatnya pada lensa kamera utama. Ukuran resolusinya 64 MP dengan aperture f/1.8. Sensor yang digunakan kamera utama Redmi Note 10s juga cukup besar, yakni 1/9,7 inci yang mampu membuat setiap piksel berukuran 0,7m.

Redmi Note 10 tertinggal dari saudaranya. Pasalnya, resolusi bawaannya “hanya” 48 megapiksel, f/1.8. Ukuran sensor yang digunakannya juga lebih kecil, yaitu 1/2 inci. Sensor tersebut mampu menghasilkan piksel dengan ukuran 0,8 m.

Selain itu, spesifikasi kamera kedua ponsel ini sama persis. Dimulai dengan lensa ultra lebar 8 MP, f / 2.2; Lensa makro 2 MP, f / 2.4; Lensa sensor kedalaman 2 MP, f / 2.4; dan lensa selfie 13 MP, f/2.5.

4. Konektivitas

Redmi Note 10 dan Redmi Note 10s tidak mendukung jaringan seluler generasi kelima, juga dikenal sebagai 5G. Sangat wajar jika melihat harga yang tergolong terjangkau oleh HP. Namun, terlepas dari kurangnya dukungan 5G, konektivitas kedua ponsel cukup lengkap.

Modem 4G LTE jelas ada, lalu dukungan WiFi 5 GHz, Bluetooth 5.0, radio FM dan pemancar inframerah ada. Jadi apa bedanya? Satu-satunya perbedaan adalah fungsi NFC (Near Field Communication) Redmi Note 10s. Fungsi NFC dewasa ini semakin penting di Indonesia karena sering digunakan sebagai alat transaksi (uang elektronik).

Refensi : Berita Teknologi Terbaru